"Tinggalkan Leslie. Dia tidak boleh bersama orang sepertimu!" Marc tertawa, "Sayang sekali aku tidak bisa melakukannya. Dia milikku sampai selamanya. Lagipula apa hakmu menyuruhku meninggalkan Leslie? Bukankah kau telah memilih untuk mati, Paman Burhan?" Seulas senyum sinis terkembang di wajah penuh luka itu, "Dan aku memilih untuk hidup kembali demi Leslie." "Kalau aku tidak tahu kau adalah paman kandung Leslie, aku akan berpikir kau lelaki tua yang bersikap posesif," ejek Marc. "Anak sialan. Dengar! Seumur hidup aku melindunginya dari triad! Tidak mungkin kubiarkan dia dekat denganmu!" "Paman. Aku bukan triad." "Darah lebih kental dari air, Nak. Kau tidak akan bisa menolak takdir. Leslie bukan bagian dari takdirmu!" "Tenang saja, Paman. Aku juga tidak ingin wanita yang kucintai be

