11. Beneran Hompimpa Gitu?

2551 Kata

** Di mobil Bejo. Telepon seluler Tiwi berdering, Mas Wahyu dong yang nelpon. Buat apalagi sie? Ya pastinya mau tanya tentang hasil lamarannya di cafe Bejo sekalian nyari info, Bejo beneran nurutin keinginan dia apa enggak. "Alhamdulilah, Mas Bejo baik banget nerima aku di cafenya, Mas." Tiwi menjawab pertanyaan dari Wahyu. Bukan Bejo yang baik, tapi aku, Wi! Wahyu meralat dalam hati. "Oh, Syukur dech. Aku ikut senang dengernya," sahut Wahyu sambil manggut-manggut. "Makasih juga karena Mas Wahyu aku jadi tahu ada lowongan di sini," kata Tiwi membuat hati Wahyu berbunga-bunga. "Sama-sama, Wi. Nggak usah sungkan gitu," cetus Wahyu. Aslinya memang Wahyu baik kok, nggak akan nyesel kalau Tiwi jadian sama dia, tapi kapan nembaknya sie? Nanti nyari momen yang tepat dulu kata Wahyu. "Terus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN