Tiwi berlutut di samping Wahyu yang terkapar. Dengan begini posisinya lebih dekat dengan Wahyu dan bisa membantu lelaki itu untuk mendapatkan pertolongan pertama. "Tolong, jangan berkerumun, ya!" seru Tiwi meminta yang lain untuk menjauh. "Kalau kalian berkerumun nanti Mas Wahyu nggak dapat udara," imbuh Tiwi layaknya petugas medis yang profesional. "Ne, kok lu nggak ikut bantuin Mbak Tiwi? Kan pujaan hatimu lagi sakit," tegur Adel sambil menyenggol lengan Anne yang malah berdiri di samping Adel bukannya mendekat untuk membantu Tiwi memberi Wahyu pertolongan. "Gue jijik, Del. Ada busanya gitu kayak orang keracunan," sahut Anne sambil mengedikan bahunya. "Cinta kok jijik," sungut Adel. Sedangkan itu, Tiwi mulai melakukan pertolongan pertama. Ia membuka kancing kemeja yang Wahyu pergun

