"Amanda adiknya Shena?" Pertanyaan dari Tere yang sebenarnya merupakan kebenaran, membuat Amanda semakin gugup sekaligus takut. Tentu saja, Amanda tahu kalau Tere tidak menyukai keluarga sejak dulu. "Iya, Ma. Ini Manda adiknya Shena." Satya bersuara menjawab. Ia menoleh menatap Amanda sekilas lalu kembali menatap Tere yang belum menunjukkan ekspresi apapun. "Mama masih ingat kan? Kalau Shena punya adik perempuan?" tanyanya kemudian. Tidak ada respon yang Tere tunjukan setelah mendengar ucapan putranya. Akan tetapi, kedua bola matanya jatuh memandang sosok gadis di hadapannya yang terlihat mulai pucat ketakutan. Dengan telapak tangan yang sudah mengeluarkan keringat dingin, Amanda memberanikan diri untuk mengulurkan tangannya ke arah wanita yang merupakan ibu dari sosok laki-laki disamp

