Di pagi yang cerah ini yang Shena dapatkan bukan senyuman manis dari sang suami. Melainkan raut wajah cemberut yang membuat Shena sejak tadi mengulum senyum melihatnya. "Sini, Mas. Biar Shena yang pasangkan dasinya." Melangkah gontai menghampiri Shena, lalu Aaron mendudukkan tubuhnya di tepi ranjang dengan Shena yang berdiri di hadapannya. "Jangan cemberut terus. Nanti wajah kamu gak ada bedanya sama bebek, Mas." Aaron menghela napas berat. Kedua tangannya ia simpan di pinggang Shena yang kini mulai memasangkan dasi padanya. "Harusnya hari ini kita masih di Bali. Menikmati suasana honeymoon di sana," rengek Aaron yang membuat Shena terkekeh pelan. "Kok jadi ke sana lagi sih, Mas? Kan kita udah sepakat setelah baby lahir, kita akan liburan bersama ke Bali," balas Shena. Tangannya bera

