Satya mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang. Dalam perjalanan menuju kafe, Satya bertanya-tanya apa yang membuat Aaron ingin bertemu dengannya? "Kira-kira dia mau ngomongin apa ya sama gue?" gumam nya bertanya. Satya membelokkan kemudi menuju ke arah kafe tempat janjiannya dengan Aaron juga Shena. Satya mengulas senyum miring saat mengingat perkelahiannya dengan Aaron hari itu. Satu sisi, Satya merasakan ketenangan saat Aaron begitu marah padanya karena berani mendekati Shena. Karena itu berarti Aaron sangat menjaga Shena. Jadi ia tidak perlu terlalu khawatir akan keselamatan Shena. Namun, tetap saja ada luka di hati melihat perempuan yang di cintai harus bersanding dengan laki-laki lain. "Paling dia minta gue buat gak deketin atau gangguin Shena lagi," ucapnya. Menghela napas

