Setelah pulang jalan-jalan bersama Iqbal berkeliling mall, Valen pulang ke rumahnya, sepertinya jantung Valen rasanya mau copot karena sedari tadi jantungnya tak berhenti berdegup kencang. Sepertinya Valen harus memeriksa kesehatan jantungnya siapa tahu ia menderita kelainan yang menyebabkan ia mati muda. Aduh gue belum mau mati, gue belum ngerasain indahnya malam pertama. Wira yang sedang duduk di depan tv ditemani secangkir teh, memanggil Valen agar duduk di sebelahnya. "Gimana kencannya sayang?" goda Wira yang sukses membuat pipi Valen blushing. "Nggak kencan kok, Yah. Tadi Valen cuma main ke mall." Wira terkekeh mendengar jawaban malu-malu dari sang putri. "Tadi siapa? Pacar kamu?" Valen langsung menggeleng kuat. "Bukan, Yah. Dia itu cuma anak SMP." "Tapi dia suka sama kamu?" te

