Arka : Ze, lo bisa nggak datang ke kafe Mama lo sekarang? Zea yang baru saja selesai mempelajari kembali soal matematika yang ia dapat dari bimbel tadi sore mengernyitkan kening saat membaca pesan dari Arka. Tumben? Sesaat kemudian muncul lagi sebuah pesan baru dari Arka. Arka : please... Lo jangan tanya kenapa, datang aja dulu biar lo tahu Zea : iya, tunggu Zea kemudian bersiap-siap, lalu ke ruang kerjanya Kenzio agar mengantarnya ke kafe milik Alana tersebut. Biasanya malam-malam begini Gavril dan Iqbal juga ada di sana. Sebenarnya Alana tidak setiap hari ke kafe hanya ketika ia ingin karena di kafe tersebut sudah ada yang mengawasinya. "Ken, antarin Zea ke kafe Mama dong," ujar Zea saat ia sudah masuk ke ruang kerjanya Kenzio dan tampaknya pria itu sedang fokus dengan setumpukan

