Hari tanpa Rafa dimulai oleh Naila dimana ketika bangun hanya mendapatkan pesan tidak lebih dan ketika keluar dari kamar pemandangan pertama adalah pemandangan dimana sebelum Rafa datang di kehidupannya, kakaknya sibuk dengan makanannya dan berdiskusi dengan papa sedangkan kakak iparnya sibuk dengan putri semata wayangnya dan mama sendiri berada disamping suaminya duduk manis. “Kamu berangkat sendiri?” Naila mengangguk pelan menjawab pertanyaan Yudo “mas anter gimana?” memandang curiga pada kakak satu – satunya ini “ya ampun negatif mulu sama mas juga.” “Bukan negatif tapi waspada lagian biasanya juga berangkat sendiri.” “Sebelum diantar jemput sama Rafa lah beberapa hari ini sama dia mulu dan sekarang ditinggal.” “Gak ditinggal ya orang dia lagi di mess, mas ih bikin suasana males.”

