Kedatangan Naila disambut oleh perawat yang selama ini menemani dirinya bekerja, jam kerja di polinya tidak terlalu ramai karena kebanyakan yang mendatangi Naila adalah pasien rujukan dari salah satu dokter di rumah sakit ini dan kalau pun bukan rekomendasi biasanya mereka yang sadar akan pentingnya kandungan gizi pada apa yang di konsumsinya. Naila sendiri sebenarnya ingin mengambil dokter yang sama seperti kakak sepupunya hanya saja kondisi kesehatan dirinya tidak memungkinkan sama sekali. “Pasien hari ini hanya rujukan dari beberapa dokter.” Naila mengangguk menerima rekam medis pasien dan membacanya sekilas “setelah itu apa ada pasien lain?” menatap perawat yang langsung menggelengkan kepala “Dokter Bagas apa ada jadwal hari ini?” perawat tersebut membuka ponselnya lalu menggelengkan

