Pekerjaan di rumah sakit saat ini sedang banyak – banyaknya membuat Naila lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sakit dibandingkan cafe, pertemuannya dengan Rafa bahkan bisa dihitung jari dan entah kemana sekarang pria tersebut. Naila sendiri tidak ada tanda – tanda kehamilan, tentu saja tidak hamil karena langsung meminum obat karena memintanya pada Roy yang membuatnya mendapatkan ceramah panjang. “Mbak, ini pasien rujukan semua.” Menatap rekam medis yang diberikan Lela membuat Naila menghembuskan nafas panjang, seakan pekerjaan tidak ada berhentinya sama sekali. Baru saja Naila bernafas lega tapi ternyata tidak berlangsung lama karena Lela memberikan pasien baru, meski tidak ada di depan tetap saja harus diselesaikan saat ini juga. “Mereka kenapa selalu suka kasih di saat mau pulan

