Dalam

1084 Kata

Mendekatkan dirinya perlahan membuat mereka berdua semakin dekat tanpa jarak, memegang dagu Naila dengan perlahan mendekatkan bibirnya mengulum bibir pink tipis yang tadi membuatnya masuk kedalam hal yang dulu pernah dilakukannya. Ingatan bagaimana rasa bibir wanita dihadapannya sudah dirasakannya semenjak menciumnya pertama kali beberapa bulan lalu, meski saat itu Rafa tidak yakin dengan apa yang dirasakannya hanya saja satu Rafa tidak tahu apa yang dirasakan saat itu memang perasaan terhadap Naila atau bukan. Ciuman lembut berubah menjadi lumatan kasar dimana Rafa dan Naila mulai memainkan lidahnya didalam mulut masing – masing, mereka berdua dapat merasakan salivanya sudah bertukar secara dalam. Naila bahkan memperdalam ciuman mereka dengan menekan kepala Rafa dengan meremas rambutnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN