Menatap mereka semua yang saat ini memandang dirinya dengan tatapan seakan menunggu jawaban, orang tua Rafa memiliki tatapan penuh harap atas kehidupan putranya yang terkenal ini begitu juga dengan kembarannya. Pandangan Naila beralih pada orang tuanya dimana akan mengikuti serta mendukung apa pun pilihannya kedepan nantinya, mencoba mengenali apa yang diinginkan hatinya dimana semua ini Naila pelajari dari Indira beberapa bulan ini. “Naila, menerima lamaran Mas Rafa.” Seketika semua bernafas lega sambil mengucapkan kata syukur membuat Naila sedikit tersenyum, tanpa menyadari Rafa mendekat pada dirinya yang masih setia menggenggam tangannya. “Terima kasih dan aku akan berusaha membuatmu bahagia.” Tubuh Naila membeku saat Rafa mengatakan itu dimana seketika ada sesuatu yang membuat diri

