Tangan Terbuka

1247 Kata

Berada dalam kamar sendiri setelah pertanyaan secara tiba – tiba membuat Naila sedikit tidak nyaman, Rafa langsung mengajak Naila masuk kedalam kamar tanpa menjawab apa pun. Memilih untuk membersihkan diri sebelum akhirnya keluar dari kamar, keadaan yang tidak seramai sebelumnya membuat Naila bernafas lega, perlahan berjalan kearah dalam dimana tampak Ina sedang bersama anak kecil. “Mbak” panggil Naila sopan membuat Ina memandang kearah dirinya. “Kenapa, Nay?” tanya Ina sambil tersenyum “Rafa lagi keluar sebentar sama ibu bapak” Naila mengangguk “kamu lapar?” Naila terdiam “sebenarnya tadi ibu masak tapi buat orang – orang karena Rafa datang.” “Memang mereka siapa tadi, mbak?” “Mereka yang datang tadi saudara dan entah kenapa pertanyaan seperti itu selalu muncul, banyak yang mengingink

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN