Bagian 69 : TUNANGAN KATANYA ? Diara bangun dari tidurnya. Jam sudah menunjukkan pukul enam pagi. Semalam setelah Fathur menanyakan hal itu, bundanya menelepon. Dan itu, Diara angggap sebagai penyelamat di waktu yang tepat. Jika saja bukan bundanya yang menelepon, Diara pasti sudah berterima kasih pada siapapun yang menjadi penyelamat Diara malam itu. Diara pamit dan tidak pernah menjawab pertanyaan Fathur lagi. Kalau nanti Fathur bertanya, mungkin Diara sudah mempersiapkan jawaban yang tepat. Diara juga harus memastikan terlebih dahulu pada Bima. Sehingga tidak menjadikan hubungan diantara Diara dan Bima hanya sekadar hubungan yang semu. Tapi, Diara jadi ragu, bagaimana cara Diara nanti menanyakannya pada Bima. Bagaimana nanti sajalah, Diara harus bersiap untuk berangkat k

