Bagian 68 : CERITA TENTANG LUNA Fathur dan Diara sudah ada di balkon Fathur malam itu. Luna sudah puloang, membawa mobil yang di belikan oleh Fathur. Diara kira itu sebagai bayaran sudah menemani dan memuaskan nafsu Fathur. Ternyata Diara salah. Fathur sudah benar – benar berhenti menyewa perempuan yang hanya memuaskan nafsunya saja, sejak bertemu dengan Luna. “Jadi gimana caranya lo ketemu Luna ?” Diara menghembuskan asap rokoknya ke atas menuju langit gelap malam itu. Fathur juga melakukan hal serupa sebelum menjawab pertanyaan Diara. “Dua bulan yang lalu.” Kekehan dari Diara membuat Fathur heran. “Gue udah nyuruh lo tobat dari kapan, tapi ga pernah lo indahkan.” Kata Diara kemudian, “tapi Luna yang bilang, lo langsung tobat ?” Fathur menggeleng, “dia ga pernah nyuruh

