Chapter 44

1234 Kata

Devan melangkah dengan tergesa menuju tempat dimana Elsa berada. Siapa pun pasti akan tahu seperti apa kondisi emosi lelaki itu sekarang. Bahkan para pengguna jalan yang tidak bersalah pun ikut merasakan dampaknya. Begitu dirinya tiba di tempat yang disebutkan, langkahnya tergesa menuju ruangan itu. Tidak perlu waktu lama dan dirinya pun datang membuka pintu dengan tergesa. Elsa langsung menoleh ketika lelaki itu tiba. Yuda juga ikut menoleh.  Devan langsung menatap Elsa dan Yuda secara bergantian dengan pandangan dinginnya. "Kita pulang sekarang," ujar Devan menatap Elsa. Devan kemudian menatap ke arah Angel seolah ingin memberitahu bahwa apa yang baru diucapkannya tidak boleh terbantahkan. Angel pun secara reflek menganggukkan kepalanya. Gadis itu terlihat masih terkejut dengan ked

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN