Chapter 45

1397 Kata

Elsa masih tidak menyangka atas apa yang terjadi. Ia tidak menyangka Devan cukup tenang dalam menahan emosinya. Ia tahu lelaki itu sebenarnya merasa sangat kesal atas apa yang telah terjadi. Akan tetapi Devan sepertinya tidak ingin membesarkan masalah tersebut. Lelaki itu juga bersikap baik dengan perlakuan kecil yang tidak Elsa duga. Malam ini Elsa memutuskan begadang untuk mulai menggarap skripsinya. Devan juga terlihat sibuk dengan laptopnya sejak tadi. Lelaki itu sepertinya benar-benar sibuk untuk urusan pekerjaannya. Elsa berinisiatif untuk membuatkan kopi. Sebenarnya dirinya yang membutuhkan kopi. Akan tetapi rasanya tidak enak bila hanya membuat satu. Jadi ia sekaligus membuatkan untuk Devan. Ketika Elsa meletakkan secangkir kopi di atas meja Devan, lelaki itu menghentikan sejena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN