8. Sang Selebritis

1503 Kata

"Dokter Gamma itu udah punya istri belum sih, Ra?" tanya salah seorang temanku. "Atau pacar?" Temanku yang lain ikut mengimbuhinya. Aku yang duduk di bangku masih di sederetan Rara, nggak sengaja mendengar mereka mengobrol. Aku sih nggak peduli juga. Tujuan utamaku hanya lulus dokter dan hutang Ibuk lunas. Aku nggak ada waktu untuk tebar pesona. Juga nggak punya apa-apa yang mempesona dan bisa ditebar. Kami sedang menunggu kedatangan Dokter Priyo, dosen Ilmu Penyakit Dalam yang mengajar di jam kedua kelas kami, hari ini. Di sela waktu menunggu, aku menyibukkan diri dengan promosi baju dan tas online-ku di story i********:. Nggak banyak teman-teman yang mengerumuni Rara untuk mendapat informasi lebih detail. Padahal aku tahu, kanan kiri depan belakangku, semua membicarakan Dokter Gamma.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN