Number 45

2678 Kata

Masih dengan ekspresi keterkejutannya, Perly beralih menatap sahabatnya satu persatu membuat mereka bingung. "Kenapa ekspresimu seperti itu? Apa yang dia katakan? Apa terjadi sesuatu?" tanya Marta pada Perly. Perly tak menjawab, dirinya terlihat seperti orang bodoh yang tidak bisa melakukan apa-apa padahal sudah jelas yang harus dia lakukan saat ini adalah berlari menuju daerah lightning. "Perly, jika kau mau tau, ekspresimu membuat kami takut. Sungguh, jangan memasang ekspresi seperti itu dulu jika kau tidak ingin bercerita dengan cepat," timpal Befra. Perly tidak menjawab dan kembali menatap ke arah kelinci itu, "Benarkah? Kenapa pengendali Dark tiba-tiba menyerang daerah Lightning? Mereka tau aku akan ke sana?" tanya Perly lagi. "Aku rasa mereka ingin menarik perhatianmu, Tuan Putr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN