Bab 80

1876 Kata

Ibunya Dimas hanya bisa diam seribu bahasa. Dirinya merasa kalau berbicara lagi dengan Cassandra hanya akan memicu pertengkaran yang tidak penting seperti jambak-jambakan rambut. Sepertinya dia secepat mungkin harus kabur dari situasi yang cukup tegang ini. Dia pun langsung pergi tanpa meninggalkan sepatah kata pun karena nyalinya sebagai tante jahat sudah menciut, walaupun saat ini harga dirinya sudah di permalukan oleh Cassandra yang sedari tadi di saksikan oleh pelayan yang mengantarkan pesanan Cassandra tadi. Memang dia sudah menyaksikan sebuah drama yang rasanya sudah seperti mimpi yang harus dia hapus dalam pikirannya. “Kenapa kamu pergi tante? Apakah kamu takut padaku? Kalau begitu selamat tinggal dan jangan lupa untuk menasehati anakmu itu, ya!” ucap Cassandra sambil melambaikan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN