Dhany memeluk hangat Zoeya dengan bahagia, dia berharap Zoeya segera membukakan hati untuk cinta tulusnya. Ditatapnya mata Zoeya yang sendu dengan wajah merona tersipu, jalanan sekitar mobil mereka tampak sepi. Suasana yang pas untuk mendaratkan ciuman, pikir Dhany. Perlahan Dhany mendekatkan wajahnya bermaksud memagut bibir Zoeya, tapi Zoeya cepat-cepat menghindarinya. "Maaf, Dhany... a aku sedang tidak enak badan!" Tolak Zoeya halus. Dhany memaklumi penolakan Zoeya, "Okey. Harusnya aku yang minta maaf karena begitu lancang ingin menciummu... Kurasa, aku terlalu senang Zoeya." Jawaban Dhany membuat Zoeya terdiam, ia sebenarnya sangat menyesal mengecewakan Dhany yang tulus mencintainya. Dengan hati-hati Zoeya membuka pembicaraan, "Eehh kamu pernah bermalam diluar rumah, Dhan?" Dengan sen

