Devan sedang rapat mendadak, karena ada masalah di perusahaan Johan. Dan lelaki yang sudah setengah baya itu sengaja mengumpulkan rekan kerja untuk meminta bantuan agar perusahannya bisa terselamatkan. Belum sampai selesai, tiba - tiba terdengar keributan di ruang utama. Seketika mereka bubar dan penasaran dengan apa yang terjadi. Devan melihat istrinya tengah di hina di depan umum. Amarah yang memuncak seolah ingin memakan mereka semua. Melihat air mata yang berlinang di pipi Warda, Devan segera mendekat dan menghapus air mata tersebut. Dengan ketegasannya menatap ke arah wanita yang barusan mengucapkan kata - kata kotor. "Dia bukan simpanan, tapi dia istriku. Bagaimana mungkin dia kemari untuk mencari Daddy sugar jika suaminya sudah memiliki segalanya? Dan Anda bilang jika istriku m

