Tiga hari di rumah sakit, Warda merasa sangat jenuh. Apalagi suaminya dengan sengaja melakukan pekerjaannya di rumah sakit dengan alasan untuk menemaninya. Dan hal yang paling menyebalkan adalah disetiap kesempatan suaminya akan mengerjainya. "Istriku, kapan datang bulan kamu berakhir?" tanya Devan menatap mesra. Warda langsung berpaling, kupingnya terasa gatal jika Devan memanggil dengan sebutan istriku. Walaupun memang itu kenyataannya tetapi Warda merasa risih. "Kok diem? Atau aku cek sendiri siapa tahu sudah selesai," goda Devan dengan senyuman jahilnya. "Stop! Aku belum selesai," pekik Warda menarik selimutnya sampai ke lehernya. Devan tertawa, mengerjai istri kecilnya memang adalah obat terbaik dari rasa lelahnya. Karena biarpun kerja tanpa menggunakan tenaga banyak tetapi otak

