Ke Sekolah

1004 Kata

Kedua alis Richi beradu ketika melihat siapa yang dimaksud Berry dengan "jemputan." "Berry, apa kau menyuruhku ke sekolah bersama si Keenan?" tanya Richi dengan menatap protes wajah Berry. "Ya tentu saja, dia yang akan menjadi Tukang antar jemput mu ke sekolah,"jawab Berry enteng. Dia tidak terlihat menyesal dan bersalah karena sudah membuat Richi marah. "Astaga, aku dan Kuman jalan berdua dengan motor. Kau sudah gila!" sahut Richi masih dengan mode protes. Dia tidak bisa kalau dia mesti berangkat dengan motor. Ini sudah di luar batas kesebarannya. "Apa kau mau berangkat naik bis ke sekolah?" tanya Berry memberinya sebuah pilihan lain. Dia masih saja bersikap seperti seorang pengatur. Andai saja Richi bisa menolak dan tidak membutuhkan Berry. Dia mungkin sudah pergi. Richi semakin kes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN