"Jangan khawatir, Rika kau akan segera sembuh. Kau ingin bertemu dengan Kakak kan!" Richi menutup mulutnya agar tidak terdengar menangis oleh Berry sebelum dia melanjutkan perkataannya pada Rika. "Aku ingin kau cepat sadar dan bangun Rika. Aku tidak ingin melihat kau seperti ini terus,” sambung Richi dengan suara yang tertahan. Rika … Bangunlah sadarlah!" pinta Richi sambil terisak menahan laranya menatap wajah Rika yang masih terbaring dan terpejam. Berry tidak sengaja melihat jari tangan Rika bergerak merespon ucapan Richi. Dia juga terkejut melihatnya. Rika merespon suara dari perkataan Richi. "Richi, lihatlah!" ucap Berry sambil menunjuk jari jemari Rika yang bergerak. Richi pun terkejut, dia ingin menyentuh tangan Rika yang bergerak itu. "Rika, apa kau bisa mendengar suaraku?"

