Sergapan

1012 Kata

Dengan telaten Lexi membersihkan tubuh Berry dan mengobati beberapa luka memar dan lecet di tubuh Berry. Hatinya teriris melihat keadaaan Berry yang memar dan babak belur. Bahkan dia juga memakaikan baju ganti. Lexi sangat perhatian dan cekatan mengurus Berry. Berry menjadi nyaman dan sudah mulai berangsur membaik. "Lexi, sepuluh menit lagi kita akan berangkat, jadi tinggalkan Berry dan segera ke kabin. Agar mereka tidak curiga!" kata Fabio. "Bagaimana dengan Berry?" tanya Lexi khawatir. Dia tidak mungkin membiarkan Berry seperti itu. Dia merasa mempunyai beban moral pada Rayya jika dia tidak berhasil menyelamatkan Berry. "Biarkan dia istirahat dan kunci pintunya!" perintah Fabio. Dia memang terlihat sangat kesal ketika rencana mereka tidak sesuai dengan renncana awal mereka. Ini di lu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN