Richi masih berdiri tidak bergeming menunggu reaksi Sofie selanjutnya. Gadis cantik itu masih menatapnya begitu mendalam. Setelah mendengar pernyataan Berry kalau Rika mengalami amnesia setelah kecelakaan, Sofie mematung dengan wajah yang hampir menangis. "Rika, kalau begitu kamu enggak ingat siapa aku?" tanya Sofie dengan suara parau. Suaranya juga tercekat karena tak kuasa menahan beban kesedihan yang begitu mendera. Richi mengangguk pelan. Ide Berry tentang Rika yang hilang ingatan sangat cemerlang. Dengan begitu, orang-orang yang mengenal Rika tidak akan curiga jika dia bertemu dengannya. "Rika, kau sangat malang!" Sofie kembali lagi memeluk Richi dan menangis. Richi semakin tidak nyaman, karena lagi-lagi dia dipeluk oleh wanita. Laki-laki normal seperti Richi tentu saja akan ada r

