Terpikat

1072 Kata

"Om, boleh ya!" "Nggak boleh!" Abram berkata tegas, menatapnya tajam. "Aku udah biasa naik motor, Om. Lagian, orang cuma sebentar ke minimarket doang masa ngak boleh sih." Safiya mencebik. "Sekali aku bilang nggak, ya nggak." Abram tetap menentang. "Ya, please! Cuma mau beli sesuatu saja kok masa ngak boleh?" Di seberang sana Abram mengangkat bahu. "Iya, tapi ngak setuju jika kamu naik motor kan bisa dianterin sopir." "Mobilnya ngak ada, Om. Di rumah sepi." Tak peduli sebanyak apa Safiya memohon, izin untuk bawa kendaraan sendiri tetap tak dikabulkan. Alasannya sama, bahwa Abram khawatir akan keselamatan istrinya. "Sayang kamu belom punya SIM, dan aku ngak mau kamu kenapa-napa oke." Abram menatap Safiya dalam vidio-call yang mereka lakukan. "Orang cuma di ujung jalan harus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN