"Hi Rie.." sapa Daniel. "Hi Dan.. sudah merasa lebih baik?" tanyaku, saat ini aku berada di kamarku dan sedang menerima telephone dari Daniel. "Ya.. setelah beristirahat semalam dan mencoba mencerna kejadian kemarin.. aku merasa lebih baik.." jawabnya. "Syukurlah.." "Jadi.. mm.. kau memiliki kekuatan super?" Aku tertawa "Tidak.. aku manusia biasa tentu saja.." Aku bisa mendengar suara desahan nafas Daniel yang ikut tertawa "Lalu bagaimana kau bisa tenang menghadapi makhluk itu dan membentuk dinding pelindung?" "Mm.. aku sudah pernah bertemu makhluk itu beberapa kali, dan dinding pelindung itu terbentuk karena kalung Sacred keluarga Willem.." "Jadi Willem kah yang memiliki kekuatan super? Ah.. bersama Latov juga kalau aku tidak salah ingat kejadian kemarin.." "Hmm.. sebaiknya kau s

