Begitu prosesi wisuda selesai, Rainier bergegas menemui pacarnya, mencari di antara puluhan siswa. Hari itu, Lyssa sangat populer, mendapat ajakan berfoto dari banyak siswa. Rainier menghentikan langkah, duduk di kursi terdekat. Begitu kerumunan Lyssa sudah sepi baru datang mendekat. “Selamat,” kata pemuda itu. Mengulurkan tangan. “Terima kasih.” Lyssa membalas jabat tangan. Rainier tersenyum sambil memandang, ingin mengajak foto tapi tak berani. Lyssa tersenyum lebar, “Mau foto?” Rainier mengangguk, tersenyum malu-malu. Lyssa mengeluarkan ponselnya, tapi Rainier keburu menyerahkan ponselnya, “Pakai ponselku saja,” katanya. Lyssa mengangguk, tersenyum lebar, “Oke..” Di foto selfie pertama mereka, Rainier terlihat sangat kaku, seperti fans yang berfoto dengan idolanya. “Aku fotoi

