58. Memori yang Sempat Terlewatkan

2131 Kata

Wibi tidak melanjutkan perjalanannya menuju kampus. Melainkan putar balik menuju rumahnya. Sepanjang perjalanan Wibi memikirkan tentang ingatan yang mungkin dia lewatkan begitu saja, karena kondisinya yang baru saja pulih dari koma selama tiga bulan lebih. Di malam yang dingin itu, Wibi melajukan motornya dengan cepat membelah jalanan menuju rumahnya. Setelah perjalanan panjang dari wilayah kampus, akhirnya Wibi sampai di depan gerbang rumahnya. Ia langsung memasukkan motornya ke dalam garasi, dengan langkah gontai Wibi berjalan menuju kamarnya. Rasa sakit pada kaki dan punggung sebelah kiri, ia tahan agar tidak mencolok dari pandangan kedua orang tuanya. Saat dirinya melintasi ruang keluarga, Bu Ajeng menyadari langkah kaki putranya berbeda dari biasanya. Wibi menyeret kaki sebelah kiri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN