48. Di Antara Dua Dunia

1703 Kata

Ranti melihat penampakan Ratih yang termenung setelah mendengar ucapan Ranti. Ia tampak melunak tidak seperti sebelumnya yang diselimuti awan kegelapan penuh dendam. Wajahnya menunduk dan tatapannya kosong. Ia terlihat seperti sedang mengingat kilas balik peristiwa yang pernah terjadi semasa hidupnya. “Apakah pernah Kakekku mengatakan akan menikahi kamu? Apakah pernah Kakekku melanggar janjinya? Lalu kamu yang terluka begitu sakit, membuat pikiranmu kalut, dan mengakhiri hidupmu? Lalu kau begitu dendam kepada keluarga Adhi Wangsa? Apa itu adil?” Ranti tidak terima kalau dirinya dijadikan pelampiasan dendam Ratih, atas kesalahan yang pernah Ratih perbuat. Ranti tidak mau dijadikan sasaran dendam Ratih, lantaran Ranti dan keluarganya memang tidak pernah melakukan kesalahan kepada Ratih dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN