19. Melawan Rasa Takut

1692 Kata

Ranti meneguk kembali air mineral dalam gelas yang kini berada di genggamannya. “Ah! Syukurlah ... hanya mimpi buruk. Mungkin ... Nur memang merindukan kita ... begitu juga kita masih memikirkan keadaannya ... alam bawah sadarku mengantarkanku pada mimpi buruk itu. Astaga ....” Ranti merasa lemas. Ranti masih duduk di lantai sembari bersandar pada dipannya. Ia mencoba mengatur pernapasan juga kondisi kejiwaannya yang sempat terguncang pasca diteror dia yang kasatmata. Tatapannya mengedar melihat tembok menjulang yang ada di hadapannya. Namun, pikirannya terus berjalan seakan mengitari masa lalu sebelum teror terjadi. “Mungkin memang, awalnya aku yang salah ... melamun di kampus, hingga membuka portal dimensi lain. Tapi ... kejadian seperti ini, biasanya menyimpan sesuatu pesan yang h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN