Gerimis mulai turun terbawa angin yang lumayan kencang malam itu. Ranti yang sudah bersiap untuk pergi ke perpustakaan, kembali menimbang-nimbang konsekuensinya. Jauh di langit sebelah timur, awan hitam menggumpal di antara kilatan petir yang sangat terang. Desir angin malam menerbangkan dedaunan kering dan menyapu debu yang melayang tanpa arah. Ranti keluar dari kamarnya melangkah menuju balkon di lantai dua. Ia menatap situasi yang kurang bersahabat untuk bepergian malam itu. Namun, Ranti sudah kepalang janji pada Wibi untuk bertemu di perpustakaan kampus mereka, demi menguak misteri yang masih belum terungkap. Menimang alasan itu, Ranti akhirnya membulatkan niat untuk tetap pergi ke perpustakaan kampus malam itu. Berbekal jaket mantel berwarna hitam yang ia pakai rapat beserta topi ra

