25. Pesan Misterius

1624 Kata

Ranti kembali menatap Alex. Dia sangat takut kalau hal buruk menimpa sahabatnya lagi. “Lex, jangan membuat aku semakin pening! Katakan! Bagaimana keadaan Yuda?” Ranti kembali memaksa Alex untuk memberi tahunya. Ranti nekat masuk ke dalam, lantaran Alex hanya bergeming dan menunduk. Ranti terburu-buru masuk ke dalam ruang IGD untuk melihat keadaan Yuda. Alex yang tengah berdiri di dekat pintu, ia tabrak begitu saja. “Lex! Jangan diam saja dong!” Farah yang juga ikut merasa khawatir berusaha melangkah masuk. Namun, Alex menahan lengan Farah. Sontak Farah menatap iris mata Alex yang kecokelatan itu. “Yuda nggak apa-apa, kok!” Alex mengatakan dengan enteng. “Hah? Ap—apa? Ja—jadi kamu akting? Keterlaluan, Lex!” Farah mencubit perut Alex “Aduh du du duh!” Alex menahan suaranya agar tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN