Bunuh Diri

1089 Kata

Ditengah jalan menuju kelas, Arana berpapasan dengan Valdo, gadis itu menoleh sesaat sebelum akhirnya kembali memfokuskan matanya kedepan dan meneruskan langkahnya. "Lo gapapa kan?" Samar-samar Arana mendengar suara Valdo dengan nada khawatir yang ia pastikan pertanyaan itu untuk Vanya. Arana meneruskan langkahnya hingga sebuah tangan mencekal pergelangan tangannya. "Jadi apa keputusan lo?" Tanya Zean yang tadi mencekal tangan gadis itu. Arana menaikkan satu alisnya. "Maksud lo?" "Apa lo mau maafin Vanya?" Arana menarik tangannya membuat cekalan Zean terlepas. "Bukan urusan lo!" Setelah mengatakan itu Arana meneruskan langkahnya meninggalkan Zean. "Gue yakin lo pengen balik ke jati diri lo." Ucapan Zean barusan membuat Arana menghentikan langkahnya. Gadis itu memejamkan matanya ses

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN