Pemilik Pulpen

1293 Kata

"Baiklah, materi yang saya tuliskan di papan silahkan kalian salin ke dalam buku catatan," instruksi guru yang sedang mengajar. Arana, Gita, Nesya yang baru saja menyelesaikan hukumannya masih sibuk mengipas dirinya dan juga membersihkan keringan yang membanjiri wajah mereka, sedangkan Vano? Entahlah sejak hukumannya selesai ia menghilang dan tidak kembali ke kelas. "ARANA! GITA! NESYA! CEPAT CATAT ATAU KALIAN MAU DIHUKUM LAGI?!" Gita dan Nesya yang kaget sontak membuka bukunya dan menyalin materi yang ada dipapan tulis. Arana? Ia hanya menatap malas papan tulis dihadapannya dan mengeluarkan buku beserta pulpennya dari laci setelah mendapat pelototan dari guru yang terkenal killer itu. "Eh! Gue pinjam pulpen lo ya." Fokus Arana teralih karena bisikan dua gadis yang duduk tak jauh darin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN