Desi sudah sampai di bandara Jakarta. Ia tidak membawa banyak barang kecuali hanya tas kecil berisi dompet, ponsel dan beberapa keperluan penting. Betapa kagetnya Desi saat tahu jika ada orang yang menjemput dirinya. Dia bukan orang-orang yang terakhir kali Desi temui, apa Desi harus percaya? Mereka tidak ingin mengatakan identitas. "Kami hanya menjalankan tugas untuk mengantarkan Ibu ke rumah sakit," ujar salah satu diantara mereka. "Saya tidak mau!" Desi masih memberikan penolakan. Zaman sekarang kejahatan bisa terjadi dimana saja. "Kami tidak akan memaksa, Ibu bisa menggunakan taksi untuk mengikuti kami jika tidak percaya." Desi pikir itu bukan ide yang buruk. Ia langsung keluar dari bandara untuk mencari taksi. Ia mencari sendiri agar lebih aman. "Mau kemana Bu?" tanya supir taksi

