"Bapak yakin mau pindah?" "Semua bertanya seperti ini, apa saya terlihat sedang bercanda?" Ternyata tidak hanya Vero yang kaget dengan keputusan Bagas, Raka dan Zifi juga demikian. Mereka terlalu sulit memahami keinginan sang atasan. "Tidak Pak!" Zifi menjawab dengan cepat. Masalah kepindahan diatur oleh Zifi karena Vero sedang mengurus beberapa hal di perusahaan. "Lakukan saja perintah saya," ujar Bagas dengan wajah penuh keseriusan. Zifi tidak bisa berkata apa-apa lagi kecuali meminta maaf karena sudah melewati batas. Bagas akan dipindahkan ke rumah sakit cabang yang berada di sudut kota. Jika ditanya tentang kinerja dan fasilitas maka rumah sakit ini lebih baik daripada rumah sakit cabang. Tapi tenang saja, baik dokter dan perawat juga ikut pindah ke rumah sakit cabang beberapa wakt

