Bab 22

1165 Kata

Cecilia menatap Lysia dengan hina, merasa dirinya yang paling layak untuk Ivander. Dia pun enggan melepaskan tangannya yang sedang mencekal erat tangan Ivander. "Honey, aku ada hadiah pernikahan untukmu," jelas Cecilia dengan genit. Dia menyodorkan sebuah hadiah kecil yang sudah disimpan di dalam tas sebelumnya. Ivander tersenyum, "terima kasih, Cecilia." Lysia menatap hadiah itu, dia tidak peduli dan hanya bisa berdiam diri. Pernikahan ini akan indah jika Lysia menikahi pria yang dia suka. Sayangnya itu semua tidak terjadi dan yang paling Lysia cemaskan adalah saat malam pengantin. Ivander langsung saja turun dari pelaminan bersama dengan Cecilia. Dia meninggalkan Lysia sendiri di kursi pengantin. Ivander menemui orang tuanya yang sedang menikmati acara dan berbicara dengan tamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN