Bab 21

1238 Kata

Waktu sudah berjalan. Semalaman Lysia bahkan sulit untuk tidur gara-gara kepikiran dengan pernikahan dia. Kring … kring …. Alarm berdering membuyarkan lamunan Lysia yang sedang bengong di atas ranjang. "Hufth … siapa yang pasang alarm?" gumam Lysia melihat jam weker di atas nakas. Lysia pun langsung meraihnya dan mematikannya. Lysia berpikir, mungkin Ivander yang tidak ingin dia bangun terlambat karena akan siap-siap. "Pria itu sampai seantusias ini?" gerutu Lysia, kembali menyimpan jam weker itu di tempatnya. Waktu sudah menunjukkan pukul lima pagi, Lysia pun langsung saja melangkah ke arah kamar mandi. "Oh Tuhan … lingkar mataku hitam," gumam Lysia saat tidak sengaja melewati cermin. Bukan karena ingin terlihat cantik hari ini, sehingga Lysia panik dengan lingkar matanya. N

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN