- "Bodoamat itu perlu. Bukan berarti tidak peduli. Hanya saja belajar menghiraukan sesuatu yang tidak penting di hidupmu." - *** "Ikut gue yuk, My Lil?" Apalagi ini? Padahal Lila sudah merapikan buku-bukunya dan memasukkannya kedalam tas. Dia sudah menggendong tas itu dan hendak pulang ke rumah. Lila mengerutkan dahinya. Memasang muka masam. Kelihatannya dia tidak ingin ikut dengan Navi. Dia ingin pulang. "Ke mana?" Navi menyengir setelah mengangkat tasnya dan digantung di bahu kanannya. "Ikut aja." Mata Lila membelelak. Tangan dia ditarik paksa oleh Navi. Cowok itu entah mau membawa Lila kemana. Lila mengira-ngira kemana Navi menariknya. Dia sudah diujung koridor kelas sebelas dan hendak menuruni tangga. Rupanya dugaan Lila pertama salah. Dia mengira Navi membawanya ke rooftop

