"Dari detik ke detik, aku mempelajari bahwa segala sesuatu kemungkinan itu akan terjadi dan menghampiri kita." - *** "Ayo, lari, La!" Navi dengan cepat menggenggam tangan Lila dan membawanya lari kebelakang gedung. Gawat, jalanannya buntu. Lantas kemana mereka akan berlari? "Sini, kalian! Kamu tuh ngajarin murid kesayangan bapak jadi nggak bener, Lila!" pekik Pak Yunan. Navi pasrah, tidak ada jalan keluar lagi. Dia menarik tangan Lila mendekat ke arah Pak Yunan. "Kamu tuh bisanya cuma bikin rusuh! Lihat apa yang sudah kamu lakukan? Corat-coret di tembok sekolah, artinya merusak fasilitas sekolah!" omel Pak Yunan menunjuk mural yang Navi buat. Navi menunduk. Dia terpaku dan bingung harus berbuat apa. Dia seketika ingin pulang. Masa iya sudah sore seperti ini, dia akan mendapatkan hu

