57. Yang Lalu

1506 Kata

"Kamu seperti memberi lampu hijau kepadaku. Namun, mengapa aku terus melihat itu sebagai lampu kuning?" *** Lila membuka matanya perlahan dari tidurnya. Rasa pusing yang ia rasakan sudah menghilang. Dia juga merasa lebih baik ketika bangun saat ini. Tapi tunggu. Dia sedang berbaring, baru terbangun, tapi bukan di kamarnya sendiri. Warna dinding ruangan yang ia sedang tempati berwarna abu-abu. Tatanan meja belajar, lemari, begitu rapi. Terdapat hiasan dinding berupa quotes dan dan foto ilmuan dunia memenuhi ruangan itu tapi kecuali dinding yang berseberangan dengan Lila. Dinding itu bertuliskan rumus-rumus matematika dan juga fisika yang abstrak namun terlihat begitu estetik. Lila mengambil handuk kecil yang ada di dahinya. Dia mengubah posisinya menjadi duduk meski tenaga dia memang be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN