Sebuah kebohongan besar jika aku katakan aku tidak takut mati. Aku belum siap untuk mati! Tidak, aku malah tidak mau mati. Jangan mati dulu, aku benar- benar tidak siap mati. Apalagi kalau aku harus mati ditangan orang gila ini. Tidak boleh… aku tidak boleh mati dulu.masih banyak PR yang harus aku kerjakan. Masih banyak juga pekerjaan yang belum aku selesaikan. Aku masih penasaran dengan banyak hal. Aku masih penasaran Arhur kemana. Tidak, aku tidak boleh mati sebelum aku tau ada apa dengan perunbahan sikap Arthur. Ah, disaat aku sedang berjuang antara hidup dan mati beginipun aku masih memikirkan Arthur. Aku menyedihkan sekali. Airmata ku menetes, bukan karena ingat Arthur, namun karena aku takut akan dibunuh. Hatiku semakin sesak, airmata semakin mengalir, sebenarnya aku sudah mulai sad

