Menunggu selama satu jam di ruang tunggu bagaikan seabad rasanya bagi Arthur. Melihat Amber tidak berdaya, membuat Arthur sangat sedih. Batinnya tercabik cabik. Banyak hal yang tidak bisa Arthur lakukan mengenai keadaan ini. Uang tidak bisa membuat Amber sadar. " Mungkin lebih baik aku pindahkan Amber ke Rumah sakit perusahaanku" pikir Arthur. " Tapi tunggu masa kritisnya lewat dulu" batinnya. Ponsel Arthur berdering. Terlihat tulisan Mom di layarnya " Halo mom?" jawab Arthur " Where are you arth?" tanya Mrs Axton " Aku dirumah sakit mom.." jawab Amber " Sedang apa kau dirumah sakit?" tanya Mrs Axton lagi " Amber tiba tiba pingsan.. Jadi aku langsung membawanya kerumah sakit. " Arthur menjelaskan " Ah dasar perrmpuan bodoh. Benar kan kataku. Wanita cantik itu semunya memang bodoh

