MINGGU pagi, Alka baru saja selesai mandi. Gadis itu menuju kamar untuk menyisir rambut. “Al.” Seseorang memanggil Alka. Suara tersebut berasal dari ruang makan. Alka menoleh dan menemukan Agatha yang sedang menata piring di meja makan. “Ya, Ma?” “Sarapan bareng, yuk. Oh, ya, kamu ajak Sena juga. Harusnya dia udah bangun, sih.” Alka mengangguk. “Okay, Ma. Ayah juga enggak?” “Enggak usah. Ayah, kan, lagi depan. Lagi nyiram taneman.” “Oh, ya udah. Alka panggilin Sena dulu.” Gadis itu lantas berjalan menuju kamarnya terlebih dahulu untuk mengeringkan dan menata rambut. Ia berdiri di depan cermin lemari. Sedang fokus-fokusnya menyisir, perhatiannya tak sengaja terjatuh pada sesuatu yangada di atas meja belajar. Alka menghentikan gerakan tangan menyisir rambut. Ia menoleh ke arah meja be

