DI sinilah Alka dan Delma berada. Dua bersahabat sejak kecil itu berdiri berdiri di depan pintu sebuah rumah. Rumah yang sudah lama tidak mereka---terutama Alka---kunjungi selama kurun waktu dua minggu terakhir. Delma melirik Alka yang berdiri di samping kirinya. Laki-laki itu termangu karena sahabatnya belum melakukan tindakan sama sekali, yaitu mengetuk pintu. “Ada apa, Al? Kok, enggak diketuk-ketuk pintunya? Kamu ... masih belum siap?” Alka menengok ke kanan dan bertemu pandang dengan Delma. Gadis itu mengulum bibir sejenak sebelum akhirnya menjawab, “Sedikit, sih.” Delma terdiam beberapa saat. Tak lama kemudian, tangan kirinya mendarat di pundak kanan Alka. Alka melirik tangan Delma di pundak, lantas kembali menatap paras sahabatnya. Ia menemukan Delma yang tengah tersenyum tip

