Part 45 - Terima Kasih

1142 Kata

"KAMU enggak mau pulang ke rumah aja, Al, hari ini?" Alka menelan sesuap bubur kacang hijau, lalu menatap Delma. Gadis itu segera menggeleng pelan. Delma menatap Alka. "Kenapa?" Alka menunduk. Ia menurunkan tangan yang membawa mangkuk berisi bubur kacang hijau di pangkuan. Gadis itu terdiam selama beberapa saat. Rasa sesak kembali menyergap hati. "Aku ... belum siap, Ma." Delma mengembuskan napas pelan. "Tapi, kita belum tau pasti, 'kan, kelanjutan dari apa yang terjadi sama kamu?" Alka terdiam. Memang, ia belum tahu bagaimana perkembangan tentang kondisinya, apakah ia akan benar-benar hamil atau tidak. Namun, tetap saja, pulang ke rumah orang tuanya hanya akan membuatnya semakin tidak tenang dan merasa kian bersalah. Gelengan pelan kembali ditunjukkan oleh Alka. "Tapi, tetep aja aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN